Durasi : 4 jam | Menggunakan Aplikasi Zoom

Waktu : sesuai perjanjian

 

Marketing management pada klinik gigi adalah proses melakukan kegiatan marketing dengan cara yang terorganisir dan efisien. Marketing management bertujuan untuk melakukan kegiatan marketing di klinik gigi menjadi lebih fokus dan terarah. Marketing management memperlancar proses pertukaran jasa dari klinik gigi kepada pasien. Marketing management, seperti semua bidang manajemen lainnya, terdiri dari fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, koordinasi, dan pengendalian.

 

Perencanaan Marketing

Marketing pada klinik gigi sebaiknya dilakukan dengan membuat perencanaan terlebih dahulu, sehingga bisa tahu target market yang akan dituju dan juga bagaimana mengevaluasi tingkat keberhasilan sebuah program marketing. Kegiatan marketing yang dilakukan secara sporadis dan tidak fokus, hanya akan membuang-buang energi dan tidak memberikan hasil marketing yang maksimal. Sebuah klinik gigi yang aktif melakukan marketing sekalipun, kalau tidak terarah maka tidak akan menghasilkan seperti yang diharapkan. Perencanaan marketing dimulai dari mencari tahu keadaan dan keinginan market yang ada di sekitar klinik gigi. Kemudian rencana eksekusi dengan action plan, pelaksanaannya sampai pada evaluasi hasilnya.

 

Pengorganisasian Marketing

Pada organisasi klinik gigi yang relatif kecil, terkadang masalah marketing menjadi hal yang tidak terlalu diperhatikan dan dilakukan dengan sambil lalu saja oleh siapa saja yang sempat. Padahal fungsi marketing itu sangatlah powerful untuk mendatangkan pasien-pasien baru ke klinik gigi dan juga marketing dapat membuat pasien-pasien lama untuk datang lagi ke klinik gigi. Untuk itu kegiatan marketing sebaiknya dilakukan oleh tim marketing yang solid dan efektif. Jadi jelas siapa saja yang bertanggung jawab atas kegiatan marketing tersebut dan siapa yang berwenang untuk mengevaluasi kegiatan marketing tersebut.

 

Pengarahan Marketing

Kegiatan marketing pada klinik gigi yang baik adalah kegiatan marketing yang fokus hanya pada satu atau beberapa layanan yang berhubungan atau sejenis. Kegiatan marketing yang dilakukan secara masal akan menghasilkan kegiatan marketing yang tidak tajam sasarannya. Misalkan sebuah klinik gigi melakukan sebuah kegiatan marketing untuk semua layanannya, maka akan membuat market potensial kesulitan menentukan dimana kekuatan klinik gigi tersebut. Tetapi dengan fokus hanya pada sebuah atau beberapa layanan yang berkaitan, maka market akan menjadi lebih mudah memahami kekuatan klinik gigi tersebut.

 

Koordinasi Marketing
Dalam kegiatan marketing di klinik gigi yang SDM nya tidak banyak, masih sering juga terjadi koordinasi antara karyawan yang kurang lancar. Misalkan seorang karyawan yang ditugasi untuk menjalankan marketing sosmed, kurang berkordinasi dengan petugas reception yang kerjanya menerima telepon atau menjawab pesan-pesan pada sosmed. Hal ini menyebabkan petugas reception kurang update mengenai konten-konten yang diupload oleh karyawan sosmed tadi, sehingga ketika ada calon pasien yang mengkonfirmasi konten sosmed klinik tersebut, petugas reception menjadi kurang siap untuk menjelaskannya.

 

Pengendalian Marketing

Kegiatan marketing itu merupakan kegiatan klinik gigi sepanjang tahun. Namun bukan berarti sebuah model marketing campaign harus juga dilakukan sepanjang tahun. Dalam waktu-waktu tertentu dilakukan evaluasi, sehingga marketing campaign yang berhasil bisa dilanjutkan dan ditingkatkan, namun marketing campaign yang tidak berhasil, harus diganti dengan model lainnya yang dapat menghasilkan lebih baik.

 

Siapa yang Perlu Ikut Training Ini?

Dokter gigi yang akan mendirikan klinik gigi.

Dengan mengetahui konsep yang benar mengenai marketing pada klinik gigi, maka para calon owner klinik gigi akan memasukkan strategi marketing yg akan dilakukan pada perencanaan klinik giginya. Sehingga program marketing yang akan dilakukan itu menyatu dengan lokasi dan kondisi wilayah dimana klinik giginya akan didirikan. Karena tidak semua strategi marketing dapat dijalankan oleh semua klinik gigi. Misalnya klinik gigi yang berada di wilayah yang penetrasi penggunaan sosial medianya rendah, maka strategi marketingnya akan lebih banyak kepada startegi marketing offline.

 

Dokter yang sudah mengelola klinik gigi.

Owner klinik gigi yang sudah beroperasi juga sangat perlu untuk mempelajari manajemen marketing ini, karena dengan mengetahui manajemen marketing maka owner tersebut akan dapat mengevaluasi kegiatan marketing yang selama ini dilakukan, untuk kemudian menyempurnakan strategi marketingnya menjadi lebih efektif dan efisien. Misalkan owner yang sudah bertahun-tahun mengelola medsosnya, dengan mengetahui konsep marketing yang benar, maka dia mengubah strategi marketing sosmed nya menjadi lebih tepat sasaran.

 

--------------------------------------------

Organized by Alumnisix Dental

Informasi dan pendaftaran : 0811 1048 953

 

Biaya webinar Rp.5 jt per peserta

atau Rp. 10 jt untuk 3 peserta

 

Comments powered by CComment